NBG: Wisata Tani Sembari Belajar Ilmu Tumbuhan

oleh -35 views
Narmada-Botanic-Garden
Narmada Botanic Garden - Foto : Pemkab Lombok Barat

Panennews.com – Narmada Botanic Garden (NBG) Area yang berlokasi Narmada, Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah pilihan yang tepat untuk berwisata khususnya wisata pertanian sembari belajar ilmu alam dan tetumbuhan.

NBG memiliki arti cabang biologi tentang kehidupan tumbuh-tumbuhan. Kehadiran NBG nama populisnya, memanjakan pengunjung dengan hadirnya jenis bunga berwarna-warni.

Bunga yang hampir punah misalnya sekuntum bunga matahari yang lagi merekah, yang lagi ikonik.

Bunga yang satu ini terlihat dominan pada hamparan tanaman bunga di NTG seluas satu hektar ini. Jadi sejauh-jauh mata memandang warna bunga ini selalu mendominasi.

Lantas bunga ini menjadi menarik dan menjadi incaran pengunjung, karena para pengunjung bisa berswafoto dengan latar belakang begitu indah akan lekak-lekuk bunganya yang kebetulan tertiup semilir angin.

“Kami sengaja datang bersama rombongan ke lokasi wisata ini, karena penasaran dengan hamparan bunga yang mempesona dan kami bisa berfoto,” kata Sari RachmawatiWarga Poh Gading, Lombok Timur, Senin (20/3).

NBG juga menyajikan berbagai jenis tanaman buah segar. Sebut saja misalnya buah jeruk, buah jambu, rambutan durian, strawberry, timun, terong dan tanaman agrikultura lainnya.

Baca Juga :   Tinjau Likupang, Presiden Harap Pariwisata Bisa Pulih Kembali

“Jadi pengunjung bisa belajar di sini. Mulai dari proses menanam, merawat, hingga proses akhir memanen. Bahkan pengunjung bisa mencoba mengambil langsung dan memakan buah alami dari kebunnya. Namanya kebun kejujuran. Selesai disantap langsung bayar hanya Rp1000 saja per biji,” kata Pengelola NBG, Made Pasek Nyoman Bayu.

Menurut Bayu, NBG dibuka sejak Maret 2018 lalu. Saat dibuka waktu itu pengunjungnya sudah mencapai ratusan orang. Berbagai media promosi dimanfaatkan untuk mempromosikan lokasi wisata swadaya ini baik melalui feacbook, instagram ataupun berbagai media sosial lainnya.

Menurutnya, meski pengunjung terbanyak dari wisatawan lokal, namun seiring dengan masifnya penyebaran informasi terkait Taman Bunga ini, wisatawan asing juga cukyup banyak meminati obyek wisata ini. Harapannya, seiring dengan meredanya Covid-19, Manajemen menargetkan ribuan wisatawan setiap minggunya.

“Akhir-akhir ini target ribuan pengunjung setiap minggu ke NBG sudah mulai nampak bahkan melebihi target,” kata Bayu.

Baca Juga :   KKP Segel Pulau Wisata Dan Fasilitas Komersil Di Kepulauan Riau

Untuk bisa masuk NBG, cukup membayar tiket masuk seharga Rp10.000. Pengunjung dapat menikmati semua fasilitas yang ada di NBG. Menyaksikan kebun bunga matahari yang menjadi unggulan dan kerap dijadikan tempat berswafoto.

Adapula kebun bunga matahari mini, kebun bunga lavender, kebun bunga mawar, kebun durian, manggis dan jeruk, rumah pohon serta wisata petik mentimun dan sayuran lainnya.

NBG tidak hanya menyediakan berbagai spot selfi yang menarik. Di tempat ini juga dijadikan sebagai wahana edukasi bagi siswa sekolah.

Para siswa akan diajarkan cara merawat tanaman mulai dari cara menanam hingga tanaman bisa tumbuh dengan baik dan sempurna.

Untuk perawatan khusus bunga matahari misalnya, mulai dari pembibitan hingga dewasa membutuhkan waktu sekitar 3 bulan.

“Untuk perawatannya hanya sebulan sekali. Untuk pengadaan bibit kita kerjasama dengan berbagai stand bunga di Lombok dan biasanya menyiapkan sekitar 100 bibit perhari,” kata Bayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.