Bupati Pastikan Stok Pupuk Bersubdisi di Gunungkidul Aman

oleh -62 views
Bupati Gunungkidul Sunaryanta saat mengecek distributor pupuk
Bupati Gunungkidul Sunaryanta saat mengecek distributor pupuk. (Panennews.com/ Dok. Pemkab Gunungkidul)

Panennews.com – Bupati Gunungkidul, Sunaryanta memastikan stok pupuk bersubsidi untuk masyarakat Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, aman. Hal tersebut dipastikan usai meninjau dua distributor pupuk di wilayah Kapanewon Playen dan Gedangsari, Senin (13/3/2023).

Sunaryanta mengatakan, pada awal musim tanam pihaknya memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi. Tahun 2023 pupuk bersubsidi hanya terdiri dari dua jenis, yakni Urea dan NPK.

“Alokasi pupuk bersubsidi 2023 meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Urea mencapai 23.534 ton, sementara NPK 12.102 ton,” katanya.

Baca Juga :   Gampang Banget, Begini Caranya Menanam Cabe Hidroponik Di Rumah

Bupati mengajak seluruh pihak ikut mengawasi distribusi pupuk bersubsidi agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dalam sidak tersebut, Bupati juga mengumpulkan distributor pupuk bersubsidi.

“Saya juga tanyakan kendala apa yang membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pupuk. Menurut penuturan distributor, salah satunya masih kesulitan menggunakan aplikasi,” paparnya.

Menurutnya, pemerintah memberikan pupuk bersubsidi kepada para petani guna mendukung ketahanan pangan nasional. Untuk distribusinya, petani harus terdaftar dan memiliki kartu tani yang terintegrasi dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Baca Juga :   Menkeu Segera Keluarkan SK Tambahan Pupuk Hingga 9,55 Juta Ton

“Kita berupaya keras berkomunikasi dengan pusat untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Tahun ini jumlah lebih banyak dari tahun lalu. Ini salah satu komitmen pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam membantu kesejahteraan petani,” katanya.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, menambahkan, realisasi pupuk bersubsidi hingga Februari 2023 untuk Urea mencapai 1.355 ton atau 6 persen. Sementara untuk NPK mencapai 1.163 ton atau 10 persen.

“Stok di gudang untuk Urea saat ini 1.332 ton, sementara NPK 770 ton,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.