Pastikan Stok Aman, Kemendag Pantau Pendistribusian Minyakita

oleh -62 views
QzpL5Gc4_album_image
Foto : Biro Humas Kemendag

Panennews.com – Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi DIY, serta Disperindag Kota Yogyakarta melakukan pemantauan pendistribusian produk minyak goreng merek Minyakita di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Kamis (16/02/2023). Dari hasil pantauan tersebut, diketahui pasokan Minyakita di Yogyakarta aman dan tercukupi.

“Hari ini Kemendag bersama Satgas Pangan Daerah dan Disperindag setempat melakukan pemantauan pendistribusian Minyakita di Yogyakarta. Berdasarkan pantauan, diketahui pasokan MINYAKITA di Pasar Beringharjo aman dan tercukupi. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir apalagi sampai melakukan panic buying,”. Ungkap Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga Syailendra.

Baca Juga :   DPR RI : Pemerintah Harus Cari Solusi, Atasi Kenaikan Harga Daging Dan Telur

Adapun pendistribusian ini merupakan komitmen pelaku usaha untuk menambah pasokan Minyakita di provinsi Yogyakarta, baik dari penyaluran stok yang ditemukan di gudang Marunda, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu, maupun tambahan pasokan dari beberapa produsen lainnya yang merealisasikan komitmen penambahan pasokan Domestic Market Obligation (DMO) miliknya.

Lebih lanjut, Pendistribusian ini juga diharapkan dapat memenuhi ketersediaan Minyakita di tengah masyarakat,  dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Selain itu, Syailendra juga menegaskan, para pelaku usaha yang memproduksi dan memperdagangkan Minyakita untuk selalu menaati peraturan perundang-undangan terkait tata kelola program minyak goreng rakyat.

Baca Juga :   Inilah 10 Provinsi Produsen Jagung Terbesar Indonesia

“Para   pelaku   usaha harus menaati  peraturan  perundang-undangan  terkait  tata  kelola  program  minyak  goreng  rakyat  sebagaimana  diatur  dalam  Peraturan Menteri  Perdagangan  Nomor  49  Tahun  2022. Minyak  goreng  rakyat  dalam  bentuk  kemasan  dengan merek Minyakita tidak boleh dijual melebihi  HET Rp14.000/liter,”. Tutur Syailendra.

Sementara itu, saat ini pemerintah  mengutamakan  penjualan  Minyakita melalui pasar  rakyat.  Tujuannya,  agar masyarakat  yang membutuhkan dapat  memperoleh  Minyakita dengan harga terjangkau, sehingga pasokan Minyakita benar-benar tepat sasaran.

“Minyakita akan terus diproduksi. Pemerintah juga telah menambah pasokan DMO sehingga harapannya pasokan kembali normal dan sesuai HET, serta semakin terjangkau oleh masyarakat,”. Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.