Tujuh Ternak Warga Desa Tempur Mati Diterkam Macan

oleh -12 views
harimau_ilustrasi
Ilustrasi Harimau (Foto : Pexels)

Panennews.com – Masyarakat Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, dihebohkan dengan adanya banyaknya hewan ternak yang mati tak wajar.

Dalam beberapa hari terakhir saja, sudah ada tujuh ekor kambing yang mati dengan luka gigitan di leher. Diduga kambing tersebut, diterkam oleh macan yang menghuni wilayah Pegunungan Muria.

Kepala Desa Tempur, Maryono mengatakan, tujuh hewan ternak di sana ditemukan mati dengan luka gigitan di leher. Peristiwa ini terjadi dalam waktu sepekan, tepatnya di Dukuh Duplak, Desa Tempur.

“Dalam sepekan ini ada dua kejadian. Ada tujuh hewan ternak berupa kambing warga yang jadi korban,’” kata Maryono melalui sambungan telepon genggam, Selasa (17/1/2023).

Baca Juga :   Perdana, Jatim Ekspor 129,7 Ton Pupuk Guano Ke Australia Senilai Rp. 838 Juta

Maryono menjelaskan, ketujuh kambing itu mati dengan luka yang sama, yakni terdapat bekas gigitan binatang buas di lehernya. Ternak-ternak itu hanya diterkam dan dibiarkan mati begitu saja. Warga memperkirakan hewan buas itu tak bisa membawa pergi ternak karena ternak ditali warga.

“Lukanya sama. Tidak dimakan. Ada bekas tancapan kuku atau apa itu di leher ternak,” ungkap Maryono.

Menurut laporan warga, di dekat kendang ternak yang mati itu didapati jejak kaki binatang. Warga menduga, jejak itu merupakan kaki macan. Namun jenis macan apa belum bisa dipastikan.

Baca Juga :   Jangan Remehkan, Ternyata Membersihkan Kandang Dapat Bermanfaat Bagi Hewan Peliharaan

Saat ini, warga was-was dengan kemungkinan kembalinya binatang buas tersebut ke kandang ternak mereka. Apalagi, sebagian kandang ternak tak berdekatan dengan rumah mereka.

“Secara swadaya, kami mengaktifkan kembali penjagaan di malam hari. Untuk antisipasi,” ujar dia.

Selain itu, Maryono juga telah melaporkan peristiwa tersebut dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk melakukan investigasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.