Produk Industri Olahan Dinilai Mampu Tembus Pasar Ekspor

oleh -61 views
publikasi_1673531753_63c011697f85c
Foto : Humas Kemenkoperekonomian

Panennews.com – Pengembangan Industri Pengolahan Tembakau yang inovatif terus didorong Pemerintah dan sekaligus diharapkan dapat meningkatkan investasi. Industri Pengolahan Tembakau juga memiliki multiplier effect yang luas dan menjadi salah satu sektor penyerap tenaga kerja yang cukup tinggi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual meresmikan fasilitas produksi dan pelepasan ekspor perdana produk tembakau inovatif bebas asap oleh PT HM Sampoerna Tbk. di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis lalu (12/01/2023). Ekspor perdana dilakukan ke Malaysia dan Filipina, selanjutnya ekspor direncanakan ke 40 negara lainnya.

“Investasi yang dilakukan PT HM Sampoerna Tbk. ini diharapkan dapat memberi dampak positif dalam mendorong inovasi, serta penciptaan nilai ekonomi pada banyak sektor antara lain sektor UMKM, ritel tradisional, kemitraan dengan petani, dan pengembangan R&D,”. Ungkap Menko Airlangga.

Baca Juga :   Dukung Peningkatan Ekspor Kopi Indonesia, KJRI San Francisco Kawal Kedatangan 1 Kontainer Kopi Indonesia

Adapun PT HM Sampoerna Tbk. telah merealisasikan investasi sebesar USD186 juta, melebihi dari komitmen investasi yang ditargetkan sebelumnya. Fasilitas produksi mulai beroperasi pada kuartal IV 2022 dengan kapasitas 15,45 miliar batang per tahun dan melibatkan kurang lebih 500 pekerja terampil yang didukung fasilitas penelitian dan pengembangan.

Selain itu, dalam sesi doorstop usai acara peresmian tersebut, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyampaikan bahwa ekspor perdana produk tembakau inovatif ini merupakan bukti nyata bagian dari strategi salah satu sektor industri manufaktur.

Baca Juga :   Promosi Produk Olahan Perikanan, 34 UMKM KKP Ikuti ICC Expo

“Jadi ini kita dapat dua nih, investasi dapat, untuk ekspor berarti kan ini mendorong neraca perdagangan kita. Kemudian multiplier effect-nya di sektor riil dapat semuanya,”. Ungkap Sesmenko Susiwijono.

Sementara itu, Presiden Direktur Sampoerna Vassilis Gkatzelis pada kesempatan tersebut juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas iklim investasi yang kondusif serta komitmen dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.