Jaga Ketahanan Pangan, Diversifikasi Pangan Kembali Digalakkan

oleh -28 views
Hadiri-Rakernas-Pembangunan-Pertanian-Tahun-2023
Foto : BPMI Setwapres

Panennews.com – Beras masih menjadi sumber makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Kementerian Pertanian menargetkan konsumsi beras turun ke posisi 85 kg per kapita per tahun serta mewujudkan swasembada beras tanpa impor.

Untuk itu, pemerintah terus mendorong agar program diversifikasi pangan dapat kembali digalakkan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di negara ini.

“Upaya menjaga ketahanan pangan perlu diikuti dengan penggalakan kembali program diversifikasi pangan,”. Ungkap Wakil Presiden K. H. Ma’ruf Amin saat meresmikan Pembukaan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2023, di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (25/01/2023).

Lebih lanjut, Wapres menekankan pentingnya riset sebagai langkah utama dalam percepatan program diversifikasi dan pengembangan pangan lokal.

Baca Juga :   Sorgum Salah Satu Komoditi Pangan Untuk Tanggulangi Stunting, Harus Dibudidayakan

“Saya mengingatkan agar percepatan program diversifikasi dan pengembangan pangan lokal didukung juga dengan riset,”. Ungkap Wapres.

Selain itu, menurutnya, diperlukan peningkatan partisipasi investor dan pihak swasta melalui regulasi dan insentif pemerintah sebagai daya tarik.

“Regulasi dan insentif pemerintah juga perlu dimanfaatkan untuk menarik partisipasi investor, swasta, di dalam program diversifikasi pangan, serta mendorong produksi pangan lokal maupun pengembangan produk turunannya,” ungkap Wapres.

Sementara itu, Wapres berharap agar program prioritas nasional, seperti korporasi petani dan modernisasi pertanian dapat ditingkatkan melalui sinergi Kementerian Pertanian bersama para pemangku kepentingan.

“Kementerian Pertanian perlu terus bersinergi dengan kementerian terkait, pemerintah daerah, serta berbagai pihak untuk menyukseskan prioritas pembangunan nasional, seperti korporasi petani dan modernisasi pertanian,” imbaunya.

Baca Juga :   Terdampak Anomali Cuaca, Ratusan Nelayan di Lombok Barat Terima Cadangan Pangan

Menutup sambutannya, Wapres mengapresiasi para pemangku kepentingan yang terlibat dalam membangun kemajuan kinerja sektor pertanian.

“Saya memberikan apresiasi atas kolaborasi dan kinerja sektor pertanian yang telah dibangun selama ini. Terima kasih,” pungkas Wapres.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan, Kementerian Pertanian bersama para pemangku kepentingan akan terus mengupayakan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, khususnya dalam substitusi pangan dan peningkatan ekspor.

“Akan kami tingkatkan kapasitas produksi pangan, tidak ada pangan yang mundur. Mengurangi impor seperti kedelai, kami akan coba sikapi Pak, jagung, gula, tebu, dan daging sapi,”. Tutup Menteri Syahrul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.