Antisipasi Bencana Alam, Gunungkidul Optimal kan Lumbung Pangan Masyarakat

oleh -12 views
bupati gunungkidul LPM
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta saat mengecek beberapa LPM (Panennews.com/Hernawan)

Panennews.com – Mengantisipasi bencana alam yang marak belakangan ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengoptimalkan keberadaan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM). Selama ini, LPM bermanfaat untuk menjaga ketahanan pangan petani.

Hal ini disampaikan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta saat mengecek beberapa LPM di beberapa wilayah kapanewon/kecamatan di Gunungkidul, yakni di Padukuhan Pringwulung, Krambilsawit, Saptosari, Senin (28/11/2022).

“Harapan kita Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) ini sebagai antisipasi jika terjadi bencana alam atau non-alam. Pemerinah memang mempunyai peran untuk memperkuat cadangan pangan masyarakat,” ujarnya.

Selain di Pringwulung, pengecekan LPM juga dilakukan di Padukuhan Giriwaru, Girisekar, Panggang. Di sini Bupati melihat stok sumber pangan yang merupakan olahan dari tanaman holtikultura juga memberikan bantuan benih kedelai, pupuk cair, dan benih jagung.

Baca Juga :   Akademisi : Food Estate Penting Untuk Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Dalam kunjungannya, Sunaryanta melihat ketersediaan stok logistik yang dihasilkan petani, baik palawija maupun padi. Menurutnya, LPM mampu menjaga ketersediaan pangan di kalangan petani.

“Yang paling berdampak adanya lumbung pangan ini adalah petani, khususnya pada sektor ketahanan pangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi menambahkan, kebiasaan masyarakat Gunungkidul untuk menyimpan hasil panen di lumbung keluarga merupakan kearifan lokal yang akan terus dipertahankan.

“Tradisi ini memperkuat ketahanan pangan di masyarakat. Kami berupaya untuk mengembangkan potensi ini melalui berbagai program pendampingan dengan melibatkan berbagai pihak,”ucap Rismiyadi.

Baca Juga :   Kemenperin dan BPOM Jalin Program Pengawasan Pangan Olahan Sektor IKM

Ia juga menerangkan, bersama Pemda DIY pembangunan Lumbung Mataraman lewat Dana Keistimewaan terus dilakukan. Lumbung tersebut akan melengkapi 72 LMP di Gunungkidul.

“Dari jumlah tersebut kondisi LPM yang baik mencapai 98 persen. Yang aktif sekitar 72 persen. LPM di Gunungkidul ini paling banyak jumlahnya dari kabupaten lain di DIY,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.