Tinjau Bapok Di Pasar Badung, Mendag Zulkifli Hasan Pastikan Harga Bapok di Bali Stabil

oleh -23 views
dguulvYK_album_image
Foto : Biro Humas Kemendag

Panennews.com – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Badung, Denpasar, Bali terpantau stabil dan patut disyukuri. Hal tersebut disampaikan Mendag saat meninjau Pasar Badung hari ini, Rabu (21/09/2022). Peninjauan pasar tersebut dilakukan Mendag Zulkifli Hasan sebelum memulai rangkaian pertemuan G20 Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) di Nusa Dua, Badung, Bali.

“Harga bapok di Pasar Badung stabil. Sampai hari ini, secara nasional stok tersedia dan harga stabil. Hal ini patut kita syukuri,”. Ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Dalam peninjauan tersebut, Mendag didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Sukawati, Wali Kota Denpasar Eddy Mulya, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto, dan Plt. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra.

Mendag Zulkifli Hasan mencatat, harga bawang merah di Pasar Badung Rp23.000–25.000/kg padahal di Jawa harga rata-ratanya sekitar Rp30.000/kg. Daging sapi pun terpantau Rp105.000/kg. Cabai merah besar juga terpantau lebih murah di harga Rp45.000/kg saat harga rata-rata di Jawa Rp60.000/kg.

Baca Juga :   Dari Balai Benih Induk Kepri, Mentan Lihat Peluang Kekuatan Ekonomi

“Minyakita pun sudah tersedia di Pasar Badung. Pemerintah akan mengerahkan seluruh daya upaya agar inflasi pangan terkendali,”. Ungkap Mendag.

Selain itu, Mendag Zulkifli Hasan mengatakan, upaya-upaya yang dipersiapkan pemerintah dalam mengendalikan inflasi pangan antara lain melalui operasi pasar, subsidi angkutan, serta optimalisasi program Gerai Maritim, Tol Laut, dan Jembatan Udara.

“Pemerintah optimistis dapat mengendalikan gejolak harga sebagaimana upaya stabilisasi minyak goreng yang berhasil mencatatkan deflasi dalam empat bulan terakhir,”. Ungkap Mendag.

Dalam pantauan di Pasar Badung hari ini, tercatat harga cabai merah besar turun dibanding seminggu yang lalu (13/09/2022) dari Rp50.000/kg menjadi Rp45.000/kg. Mayoritas harga komoditas terpantau stabil, misalnya beras medium Rp11.000/kg, beras premium Rp12.000/kg, gula pasir Rp13.000/kg, minyak goreng curah Rp12.000/liter, minyak goreng kemasan Rp17.000/liter, MINYAKITA Rp14.000/liter, tepung terigu Rp13.000/liter, daging ayam ras Rp34.000/kg, telur ayam ras Rp26.000/kg, dan bawang putih Rp22.000/kg. Sementara itu, dalam program operasi pasar melalui pedagang, cabai rawit merah dan keriting dijual Rp46.000/kg, cabai merah besar Rp33.000/kg, dan bawang merah Rp23.000/kg.

Baca Juga :   Wujudkan UMKM Naik Kelas, Mendag Ungkap Kolaborasi Ritel Modern

Adapun harga telur ayam terus turun antara 1 dan 7 persen di berbagai wilayah. Harga rata-rata eceran nasional hari ini menunjukkan, harga telur ayam ras Rp30.400/kg atau turun 3,18 persen dibanding 2 September 2022, atau sebelum kenaikan BBM bersubsidi, yang sebesar Rp31.400/kg. Di beberapa wilayah, termasuk Jakarta, harga telur ayam ras sudah berada di kisaran Rp27.500–Rp30.000/kg atau turun lebih dari 3 persen dibanding minggu lalu.

Sementara itu, di periode yang sama, harga rata-rata eceran nasional minyak goreng pun terpantau turun. Minyak goreng curah turun 2,13 persen menjadi Rp13.800/liter atau di bawah harga eceran tertinggi (HET). Berdasarkan pantauan kontributor SP2KP, sampai dengan minggu ketiga September, MINYAKITA telah tersedia di 34 provinsi termasuk Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.