Cara Mudah Tanam Padi Sistem Jajar Legowo, Dari Olah Lahan Hingga Masa Panen

oleh -179 views
sawah
Ilustrasi Tanaman Padi di Sawah - Foto : Pixabay

Panennews.com – Jajar legowo seperti yang sudah dikenal sebelumnya, merupakan salah satu sistem penanaman padi banyak diminati oleh petani. Pasalnya, sistem tersebut mempunyai banyak keunggulan dibandingkan sistem pertanian lainnya.

Sistem ini memang cukup unik, karena setiap dua atau pun tiga barisan diselingi dengan satu barisan kosong. Jadi, jarak tanaman padi terlihat lebih longgar dan lebih rapi. Namun, hal tersebut dibutuhkan cara-cara tertentu, cara tersebut pun tergolong mudah, adapun cara mudah tersebut diantaranya.

Mengolah Lahan

Cara awal menanam padi sistem jajar legowo yaitu dengan mengolah lahan terlebih dahulu dengan mempersiapkannya, pada lahan yang siap diolah lakukanlah pembentukan garis tanam secara lurus dan tegak. Selain itu, gunakanlah alat bantu untuk mempermudah seperti tali rafia untuk pinggiran sawah dan juga cangkul untuk menggarap. Adapun setelah lahan diolah, maka diamkan dahulu selama 7 hari untuk masa tanam.

Baca Juga :   Kementan Luncurkan Kawasan HDDAP 10000 Hektare Di 13 Kabupaten

Penanaman Bibit

Dalam sistem jajar legowo terdapat tipe 2 : 1 dengan posisi penanaman padi berseling 2 baris dan 1 baris dikosongkan. Gunakanlah tipe tersebut untuk penanaman bibitnya, lalu buat lubang tanam dan siapkan bibit unggul padi serta tanamlah hingga tanaman padi berpopulasi.

Pemupukan

Sistem jajar legowo sangat memudahkan petani dalam pemupukannya, biasanya pemupukan dilakukan berkisar antara 2 hingga 3 kali dalam sebulan. Selain itu, lakukan pemupukan pada baris 2 penuh, adapun biasanya pupuk tersebut menggunakan jenis pupuk urea maupun pupuk untuk padi lainnya.

Baca Juga :   Mentan Amran : Pompanisasi Targetkan Produksi Beras Jateng 1,2 Juta Ton

Penyiangan Dan Masa Panen

Bukan hanya melakukan pemupukan, sistem jajar legowo pun perlu penyiangan terlebih dahulu untuk masa panen maksimal. Biasanya penyiangan tersebut dapat dilakukan menggunakan alat garuk lahan dengan cara mencangkul pada lahan padi, lakukan hal tersebut hingga panen. Adapun masa panen dengan menggunakan sistem ini dapat menghasilkan berkisar antara 3 ton banyaknya padi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.