Beri Kontribusi Perekonomian Nasional, Pemerintah Terus Kembangkan Industri Hilir Komoditas Kelapa

oleh -31 views
publikasi_1655690150_62afd3a6b1bfb
Foto : Humas Kemenko Perekonomian

Panennews.com – Di tengah tekanan pandemi Covid-19 dan krisis global yang berlangsung, sektor pertanian menjadi salah satu pengungkit kinerja ekspor serta berkontribusi ekonomi nasional. Sebagai sektor dengan share terbesar ketiga dalam PDB, pertanian terus melanjutkan kinerja positif pada Q2-2022 dengan tumbuh sebesar 1,37% dan pertumbuhan ekspor yang mencapai 24,98% atau sebesar US$ 380 juta per Juli 2022.

Tumbuhnya ekspor sektor pertanian tersebut didukung oleh kinerja subsektor perkebunan yang didominasi komoditas kelapa sebagai unggulan kedua setelah kelapa sawit dengan nilai ekonomi hingga Rp30 triliun. Tingginya ekspor kelapa tersebut berkontribusi terhadap peningkatan output, pendapatan, dan tenaga kerja sehingga Pemerintah berkomitmen untuk dapat terus mempertahankan kinerja komoditas kelapa agar tetap impresif.

“Industri hilir kelapa yang memiliki produk turunan yang sangat beragam perlu untuk terus kita kembangkan dan dorong agar mampu berorientasi ekspor sehingga dapat memberikan nilai tambah lebih untuk petani dan menyumbangkan efek pengganda yang besar bagi perekonomian,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech secara virtual dalam Webinar Nasional Media Perkebunan dan Dewan Kelapa Indonesia (DEKINDO) dengan tema “Ayo Bangkit!!! Kelapa Pohon Kehidupan Menjadi Industri Strategis Nasional”, Kamis (25/08/2022).

Baca Juga :   Temui Investor Jepang, Menperin Perkuat Industri Minyak Atsiri

Salah satu upaya pengembangan agri bisnis kelapa yang kini tengah dilakukan Pemerintah yakni mendorong peningkatan produktivitas tanaman kelapa melalui penyediaan bibit yang berkualitas dan pengembangan industri pengolahan kelapa melalui diversifikasi produk turunan kelapa. Hingga kini, rata-rata produktivitas tanaman kelapa dalam negeri masih berkisar kurang dari 1 ton/ha, sehingga perlu menjadi fokus Pemerintah untuk dikembangkan.

Selain itu, sebagai wujud implementasi dalam menjaga kualitas bibit serta mempermudah pemasaran produk yang dihasilkan, Pemerintah telah melaksanakan program 1 juta benih Kelapa Genjah di Solo Raya,

Baca Juga :   Indonesia Perluas Produk Di Namibia, Kelapa Sawit Paling Besar

Sementara itu, Menko Airlangga turut mengajak seluruh pihak untuk ikut serta memberikan kontribusi dan berkolaborasi bersama Pemerintah dalam mendorong hilirisasi kelapa serta berkomitmen menciptakan iklim investasi perkebunan terutama untuk komoditas kelapa yang lebih baik.

“Kebijakan hilirisasi yang dilakukan Pemerintah tentunya membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dari semua pihak agar pengembangan yang dilakukan dapat memberikan dampak yang besar dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas, termasuk bagi para petani dan pengusaha kelapa,”. Ungkap Menko Airlangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.