Waspada, Lalat Juga Dapat Menyerang Peternakan Unggas

oleh -14 views
Ayam
Foto : Pixabay

Panennews.com – Lalat dapat menjadi salah satu hama untuk peternakan unggas. Walaupun tidak menggit, lalat dapat menyebabkan masalah tersendiri seperti penyebaran penyakit penyakit, kematian, dan masalah keamanan pangan pada unggas.

Minimal ada dua jenis lalat yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada kawanan unggas yaitu lalat rumah (Musca domestica Linnaeus) dan lalat kandang (Stomoxys calcitrans Linnaeus). Lalat rumah ditemukan di dalam dan sekitar lumbung dan memakan sampah, terutama sampah dan kotoran hewan. Lalat kandang sering menempel pada kaki dan perut burung untuk mencari makan darah.

“Lalat bisa menjadi masalah sepanjang tahun di kandang hewan tertutup, jadi penting bagi produsen untuk memulai program Pengendalian Hama Terpadu secara teratur, sebaiknya setiap minggu, untuk menargetkan lalat sebagai lalat dewasa dan telur atau larva.” ujar Richard Hack, Konsultan Pengendalian Hama Elanco, seperti dikutip dari Agdaily.com, Senin (28/06/2021).

Baca Juga :   Mentan Lepas Ekspor Perdana Larva Kering Riau ke Inggris

Lalat sendiri melewati empat tahap siklus hidup yaitu telur, larva, pupa, dan lalat dewasa. Umur lalat sekitar 15 hingga 30 hari, tetapi dapat bervariasi tergantung pada faktor lingkungan seperti suhu. Studi menunjukkan bahwa 80% dari beban serangga adalah karena telur dan larva.

Untuk mengurangi dampak dari lalat ini, Richard menyarankan untuk mementingkan sanitasi pada kandang. Hal ini dapat dilakukan dengan membuang kotoran, maupun sisa pakan. Sampah yang tersisa di kandang harus kering, hal ini sangat membantu dalam mengurangi kelembaban kandang yang menimbulkan berkumpulnya lalat.

Baca Juga :   Kejar Swasembada Daging Sapi, Mentan SYL Panen Pedet di Lombok Tengah NTB

Selain itu, metode lainnya yaitu dengan penggunaan kipas angin. Kipas angin dengan aliran keluar dapat mencegah lalat masuk ke kandang unggas. Selain itu, tirai yang ditempatkan di jendela, pintu masuk dan saluran masuk. Metode lainnya juga dapat menggunakan dengan insektisida.

“Sebagai pendekatan proaktif, gunakan larvasida di area pembiakan untuk menunda dan mengurangi populasi lalat dewasa” Tutur Richard.

Dengan menerapkan program pengendalian hama terpadu (PHT) akan mendapatkan berbagai manfaat untuk peternakan unggas. Dengan mengambil pendekatan proaktif, peternak dapat mengurangi populasi lalat dengan lebih baik dan menghindari potensi masalah pada unggas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.