KKP Beri Bantuan Benur untuk Pembudidaya di Tuban Guna Maksimalkan Potensi Tambak

oleh -72 views
kkp salurkan benur dongkrak budidaya udang
KKP RI

Panennews.com- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan berupa benur udang vaname kepada 3 Desa di Tuban Jawa Timur melalui Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) situbondo pada Senin (19/4). Desa Penerima bantuan ini antara lain Desa Temaji, Desa Suwalan dan Desa Socorejo dengan total bantuan 2.368.000 benur udang vaname.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menyampaikan bahwa penyaluran program bantuan ini sedang dikebut pelaksanaannya guna mendukung program-program prioritas KKP.

“Pemerintah terus menggenjot distribusi program bantuan kepada masyarakat untuk mendukung kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN). Hal ini juga sejalan dengan terus membaiknya perekonomian tanah air sehingga permintaan akan produk perikanan terus menanjak baik untuk pemenuhan kebutuhan bahan baku industri maupun kebutuhan konsumsi protein rumah tangga,” urai Slamet.

Slamet juga menilai bahwa program Pemerintah dalam mencairkan berbagai stimulus melalui kebijakan PEN dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan berbagai elemen seperti pemerintah pusat, daerah, akademisi, pihak swasta maupun masyarakat sendiri.

Baca Juga :   Hutan Kota Keren di Jantung Kota Dunia

“Perikanan budidaya menjadi salah satu sektor andalan dalam memperbaiki laju perekonomian dengan meningkatkan produksi komoditas unggulan melalui pembangunan klaster kawasan budidaya yang berkelanjutan. Komoditas unggulan seperti udang, lobster dan rumput laut diproduksi dengan memperhatikan jaminan mutu serta memiliki nilai tambah agar dapat menjadi tumpuan ekspor,” ungkap Slamet.

Lebih lanjut Slamet juga menambahkan bahwa produk perikanan budidaya yang memenuhi standar keamanan pangan yang dibutuhkan pasar ekspor membutuhkan ketelatenan pelaku usaha budidaya dalam menerapkan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) serta dukungan pengembangan inovasi dan teknologi akuakultur di masa mendatang.

“Dengan dukungan kegigihan dan penguasaan teknologi yang baik oleh pembudidaya, tentunya peluang keberhasilan dalam menjalankan usaha dapat lebih mudah dicapai oleh para pelaku usaha budidaya,” pungkas Slamet. Sementara itu Kepala BPBAP Situbondo Nono Hartanto mengungkapkan bahwa penentuan lokasi penerima bantuan telah melalui tahap seleksi, identifikasi teknis dan verifikasi yang ketat agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran serta dapat meningkatkan produktivitas maupun pendapatan dari pembudidaya.

Baca Juga :   Rokhmin Dahuri: Wujudkan Pembangunan Ekonomi Berbasis Blue Economy

“Keberhasilan pembudidaya juga didukung dengan benur berkualitas yang memiliki keseragaman yang baik, kuat dan dihasilkan dari induk unggul dari unit pembenihan bersertifikat seperti di balai kami,” lanjut Nono.

Selain itu Nono juga berujar bahwa pemilihan lokasi di Tuban juga karena lokasi pantai utara Pulau Jawa merupakan lokasi yang masuk dalam rencana kerja pemerintah sebagai salah satu lokasi prioritas sentra produksi udang nasional yang ditetapkan oleh Bappenas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.