Pembangunan Kelautan berkelanjutan, Prof Rokhmin Dahuri Dorong perguruan Tinggi Berbasis Riset

oleh -67 views
Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS memberikan kuliah umum di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (20/1). i
Sumber Rokhmin dahuri institute

Panennews.com- Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan- Institute Pertanian Bogor  Prof  Dr  Ir  Rokhmin Dahuri menyampaikan dalam kuliah Umum di universitas syiah kuala Banda Aceh Pada Rabu 20/1 2021, tentang peran perguruan tinggi dalam pembangunan kelautan yang berkelanjutan. dalam hal ini , perguruan tinggi memiliki peran penting untuk memperkuat data berbasis riset.

“Jika ingin sektor kelautan cepat maju, maka perguruan tinggi yang menyiapkan SDM-nya untuk menangani sektor kelautan dan perikanan, harus mengarahkan institusinya sebagai perguruan tinggi berbasis riset,” kata Prof Rokhmin saat memberikan Kuliah Umum “Pengelolaan Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan Terpadu untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Berkelanjutan”pada kesempatan Kuliah umum yang dilaksanakan secara daring dan luring.

Prof Rokmin memaparkan bahwa, total potensi sektor kelautan di Indonesia sangatlah besar yaitu bisa mencapai US$ 1.348 triliun/tahun atau lima kali lipat APBN 2019. Jika mampu dikelola dengan baik, sektor kelautan juga mampu membuka peluang kerja untuk 45 juta orang atau setara 40% total angkatan kerja Indonesia. dalam menunjang target tersebut Prof Rokhmin menyamapikan bhwa  perguruan tinggi harus unggul terutama di basis riset (Research-Based University).

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi yang berbasis Research and Development (R & D)  mampu menghasilkan prototipe teknologi dan non-teknologi yang siap diproduksi secara masal  untuk menjadi inovasi teknologi dan non-teknologi. selain itu , Penyediaan metoda dan informasi ilmiah harus menjadi dasar dalam proses perencanaan planning and decision-making processes. semua harus di dasari oleh peningkatkan IMTAQ kepada Tuhan Yang Maha Esa menurut agama masing-masing, guna menghasilkan akhlak mulia dan etos kerja yang unggul unggul.

Baca Juga :   Ekonomi Biru, Dorong Indonesia Jadi Eksportir Ikan Hias Terbesar Di Dunia

selain itu penting bagi kita untuk Merekomendasi  R & D  perguruan tinggi, Menurut Ketua umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) ini, setiap aktivitas R & D harus ditujukan untuk: (1) memecahkan permasalahan bangsa dan dunia saat ini maupun di masa depan;
(2) pendayagunaan potensi pembangunan (SDA, SDM, dan posisi geoekonomi) bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kedaulatan bangsa; dan
(3) sesuai dengan kebutuhan pasar dan dinamika pembangunan (market and development-oriented research). Output R & D semacam ini pasti layak publikasi di Jurnal Ilmiah nasional maupun internasional.  selian itu menurutnya “Kita harus transfer teknologi dari negara-negara maju seperti dari MNC (Multi National Corporations), salah satunya contoh  melalui reverse engineering,” papar Rokhmin Dahuri.

Ia juga menegaskan, pemerintah harus menyediakan infrastruktur, sarana, dan anggaran (> 3% PDB) penelitian yang mencukupi; serta memberikan kesejahteraan dan penghargaan kepada para peneliti seperti halnya (benchmarking) di negara-negara maju atau emerging economies lainnya yang lebih maju dan makmur. Ia juga menekankan peningkatan kerja sama yang lebih produktif dan sinergis antarpara peneliti dan lembaga R & D di Perguruan Tinggi, LIPI, BPPT, Kementerian, dan swasta.

Baca Juga :   Sokong Asupan Protein Bagi Anak, KKP Perkuat Edukasi Gemar Makan Ikan

Prof Rokhmin menyayangkan potensi kelautan di Indonesia masih belum di kelola dengan baik. dengan  potensi yang sangat besar disektor kelautan kita ini kontribusi ekonomi kelautan bagi PDB Indonesia ditahun 2018 hanya berkisar pada 10,4%. Padahal, negara lain dengan potensi kelautan yang lebih kecil dari Indonesia seperti Thailand, Norwegia, Korea Selatan, Maldives,  dan Islandia kontribusinya lebih dari 30% dari PDB Negaranya.

oleh sebab itu, Menteri Keluatan dan Perikanan 2001 – 2004 ini menilai peran perguruan tinggi sangatlah penting dan besar dalam meningkatkan pembangunan sektor kelautan yang berkelanjutan. karena Sektor Agro maritim berpotensi sebagai tulang punggung dari perekonomian nasional jika di kelola dengan baik oleh karenanya sektor kelautan dapat maju jika seluruh perguruan tinggi mengarahkan institusinya sebagai perguruan tinggi berbasis riset.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.