Manfaatkan Lahan Kosong, Koramil Cimanggung Kembangkan Budidaya Jamur

oleh -45 views
Koramil 1014/Cimanggung
Dok. Pemkab. Sumedang

Panennews.com – Tentara Republik Indonesia (TNI) tak hanya bertugas dalam mengamankan negara saja, tetapi juga berbakti pada pengembangan di sektor lainnya seperti pertanian. Hal inilah yang dilakukan TNI di Koramil 1014/Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Tengah, dengan budidaya jamur.

Dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada, Danramil 1014/Cimanggung Kapten Inf. Setio Pribadi dan anggotanya menyulapnya menjadi area penanaman budidaya jamur.

“Kami sudah membuat 200 log jamur sebagai percobaan dan dalam waktu 40 hari sudah membuahkan hasil, dan kami memanennya bersama anggota dengan hasil dari tiap log rata rata menghasilkan 8 ons. Kegiatan ini merupakan upaya atau swadaya Koramil 1014/Cimanggung untuk meningkatkan kesejahteraan warganya sekaligus memberikan nilai tambah bagi Babinsa sehingga memberikan contoh kepada masyarakat yang lain,” tutur Setio, seperti yang dikutip dari laman sumedangkab.go.id (20/11/2020).

Baca Juga :   Informasi Seputar Jamur Tiram yang Harus Kamu Ketahui

menurutnya, terobosan tersebut diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan sisi ekonomi.

“Babinsa diharapkan terus berkarya dan berinovasi untuk membuat kegiatan yang langsung hasilnya bisa dirasakan oleh warga masyarakat sekitar terutama sektor pertanian dan ekonomi,” katanya.

Untuk hasil panen jamur dapat dijual dengan harga yang berkisar antara Rp.13.000 – Rp. 15.000 per-kilogramnya.

Selain jamur, menurutnya anggota Koramil 1014/Cimanggung juga turut serta dalam kegiatan penanaman aneka sayuran yang merupakan bagian kegiatan 4.610 Kodim 0610/Sumedang. Pihaknya mengaku bahwa panen sayuran tersebut juga sudah dapat dirasakan untuk anggotanya dan masyarakat.

Baca Juga :   Jamur Morel, Jamur Khas dari Gunung Rinjani

“Dengan kegiatan ini bisa mendukung program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah untuk melaksanakan swasembada pangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.