Sukses Ternak Ayam Cemani, Pemuda Ini Siap Ekspor Ke China dan Amerika

oleh -80 views
Dumadi (Peternak Ayam Cemani)
Dumadi, Peternak Ayam Cemani di Tangerang - Foto : Panen News/Amar

Panennews.com – Terkadang hobi membawa hoki yang cukup menjanjikan. Sama seperti Dumadi (33) warga Kabupaten Tangerang yang kini menggeluti perternakan ayam cemani. Ayam yang identik dengan hitam ini rupanya membawa keberkahan tersendiri untuk Dumadi.

Dumadi menjelaskan kepada Panen News di kandang peternakannya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Sabtu (18/7), bahwa saat ini permintaan pasar luar negeri cukup bagus. Ada beberapa negara tujuan dengan prospek pangsa pasar yang bagus, terutama China dan Amerika Serikat.

“Ada sekitar 100 ekor permintaan konsumen dari China akhir-akhir ini, tetapi terkendala pandemi, banyak daerah di China yang masih lockdown” terangnya.

Selain itu, Dumadi melanjutkan, pasar lainnya yang responnya cukup baik juga datang dari negara Paman Sam.

Akan tetapi, menurutnya terkadang ada beberapa kendala teknis di lapangan dari segi pengirimannya. Baik lamanya waktu untuk pengurusan karantina, dokumen, dan lain sebagainya.

Baca Juga :   Burung Wiwik, Si Burung Penyendiri

Oleh karenanya Dumadi mengharapkan adanya bantuan dari Dinas terkait dan Pemerintah untuk dapat membantunya mengenai hal ini.

“Semoga pemerintah bisa membantu kepada peternak seperti saya agar bisa dibuka lebar-lebar pangsa pasar internasional untuk ayam cemani sehingga dapat dikirim ke luar negeri” jelasnya.

Melihat potensi pasar yang begitu besar, maka Dumadi mengambil langkah untuk terus mengembangkannya. Bahkan ia membuat mesin tetas khusus yang dirancangnya sendiri agar lebih cepat dalam menetas.

Dumadi sendiri mengawali beternak ayam hitam ini dari tahun 2015. Berawal dari hobi yang digeluti kini ia mencoba untuk serius mengembangkan peternakan ayam cemani ini. Ia dan rekannya melakukan pembinaan kepada pemula yang berminat mengembangkan peternakan ayam ini.

“Kami sering memberikan bibit ayam cemani untuk pemula yang siap terjun ke dunia peternakan. Selanjutnya kami bina dan latih agar bisa berkembang” akunya.

Baca Juga :   Ayam Kokok Balenggek, Produk Lokal yang Patut Dijaga

Maka untuk saat ini, minimal ada dua kandang yang ia miliki dengan stok ayam cemani lebih dari 100 ekor. Ada berbagai varian ayam cemani yang diternak olehnya, diantaranya ayam cemani bulu biasa, bulu walik, dan cemani bulu lidi.

Untuk harga ayam cemani sendiri sangatlah variatif tergantung dari jenis dan kualitasnya. Dumadi menjelaskan bahwa untuk ayam cemani dengan umur satu bulan berikisar 600 ribu per-ekor. Sedangkan untuk cemani dewasa biasanya dibanderol dengan kisaran 10 juta – 20 juta per-ekor.

Untuk omzet sendiri, Dumadi mengaku bahwa sampai dengan puluhan juta rupiah per-bulan.

“Alhamdulillah kita sudah bisa mencukupi segala kebutuhan dan bisa menabung” pungkasnya.

Komentar