New Normal, Penjualan Produk Bahan Pangan di Online Meningkat

oleh -73 views
Surya Adi SKP
Surya Adi WIbawa, Direktu SKP Food - Foto : Dok. Istimewa

Panennews.com – Pandemi Covid-19 memang banyak menghantam berbagai sektor kehidupan. Tak terkecuali dari penjualan sebuah produk bahan pangan. Banyaknya toko dan industri rumahan yang tutup karena pandemi membuat penjualan bahan baku makanan juga terkena imbasnya.

Akan tetapi jika mau melakukan inovasi dan strategi jitu dalam hal pemasaran, maka penjualan juga bisa terdongkrak dari sisi yang lain, utamanya dari online. Begitu juga yang dilakukan oleh Surya Adi Wibawa, Direktur CV. Surya Karya Pangan selaku produsen dan penyediaan bahan baku pangan di Tangerang, Provinsi Banten.

Surya mengungkapkan bahwa di masa new normal ini penjualan bahan pangan dari sisi online cenderung meningkat. Sedangkan untuk penjualan konvensional melalui kunjungan sales yang menyuplai ke berbagai toko, diakuinya mengalami penurunan.

“Saya rasakan memang (pandemi) ini ada pengaruh ke kami sekitar 20-30 persen omzet yang hilang. Akan tetapi justru terjadi peningkatan di penjualan online sekitar 40 persen” kata Surya saat dihubungi Panen News melalui sambungan telepon, Senin (27/7/2020).

Baca Juga :   Terimbas Pandemi, Neraca Dagang Kopi Olahan Masih Surplus USD 211 Juta

Surya menjelaskan bahwa  SKP Food sendiri melisting produk-produk bahan pangan seperti tepung roti, selay, mentega, pengembang roti, maupun ragam topping tersebut di berbagai market place seperti Tokopedia, Bukalapak, Blibli, maupun Shopee.

Lebih lanjut, Surya menduga bahwa kecenderungan meningkatnya penjualan di sisi online tersebut karena banyaknya ibu rumah tangga yang mengisi kegiatan di rumah dengan membuat aneka makanan seperti kue, roti, maupun cemilan yang lain.

“Penjualan produk yang meningkat di market place online seperti tepung dan margarine” jelasnya.

Akan tetapi Surya juga tak menampik beberapa produk lainnya mengalami dampak penurunan dalam hal penjualan karena pandemi ini. Terutama jenis produk-produk pelengkap seperti topping, selay, meses, maupun bahan pelengkap lainnya.

“Untuk bahan pelengkap rasa coklat penjualannya masih stabil, tetapi rasa-rasa lainnya memang turun” terangnya.

Untuk menyiasati peningkatan penjualannya, Surya mengambil langkah memilah jenis produk dan memverifikasi ulang produk-produk yang sedang tren dan menunjang dalam sisi penjualan. Produk tersebut, lanjut Surya merupakan jenis produk kemasan yang siap olah sehingga lebih memudahkan ibu rumah tangga di rumah.

Baca Juga :   Kementan Gandeng 6 Universitas Kembangkan Diversifikasi Pangan dan Pekarangan Pangan Lestari

“Tren sekarang biasanya konsumen maunya yang ringkas saja yaitu berupa produk premix yang siap pakai sehingga bisa diolah sendiri di rumah” jelasnya.

Kedepannya, Surya akan lebih mengembangkan produk premix tepung dengan satu formulasi baru yang nantinya akan dipasarkan ke UKM dan konsumen rumahan.

“Inovasi dari kami yang akan segera launching yaitu produk pemix. Ini nantinya akan membuka segmen pasar baru dan membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat” kata Surya.

Surya melanjutkan bahwa saat ini SKP Food sendiri mempunyai sekitar 29 karyawan yang bekerja di perusahaannya dan tidak ada satupun yang mengalami pemberhentian hubungan kerja di saat new normal ini.

“Harapan saya pandemi ini lekas berlaku sehingga akan kembali normal” pungkasnya.

Komentar