Bunga Kecombrang Asal Sumut, Mulai Merekah di Pasar Ekspor

oleh -14 views
Dok. Kementan
Foto : Dok. Kementan

Panennews.com – Biasanya bunga kecombrang (Etlingera elatior) digunakan masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) sebagai bahan pangan campuran masakan khas. Tidak hanya lezat, bunga inipun diyakini memiliki kandungan nutrisi yang kaya hingga tinggi serat.

Kini, komoditas asal sub sektor hortikultura inipun mulai merambah pasar ekspor. Untuk pertama kalinya, Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan memfasilitasi sertifikasi ekspor bunga kecombang sebanyak 90 kilogram senilai Rp. 6 juta milik CV. SP dengan tujuan Malaysia.

“Dipengiriman yang perdana ini, persyaratan teknisnya kami kawal ketat, agar dapat diterima di negara tujuan,” kata Hasrul, Kepala Karantina Pertanian Belawan melalui keterangan tertulisnya, Selasa (9/6).

Baca Juga :   Laut Adalah Masa Depan Bangsa, Mari Kita Jaga Bersama

Menurut Hasrul, mengingat komoditas ini baru pertama kali dikirim maka untuk mengantisipasi kerusakan berupa kisut dan layu akibat karakteristik bunga serta jarak sentra ke negara tujuan, maka pihaknya meminta pelaku untuk menambahkan pendingin.

Bentuknya sederhana saja, berupa kantongan es batu disetiap kemasan dan mengatur suhu container cold storage dikisaran 1-4┬░Celcius, agar terjaga, tambah Hasrul.

Dari data klinik ekspor yang berada dikantor layanan Karantina Pertanian Belawan, setidaknya ada tambahan dua komoditas ekspor baru, yakni gula kelapa dan labu beku. Diawal tahun hingga Mei 2020, gula kelapa berhasil membukukan 2 kali pengiriman sebanyak 58,3 ton senilai Rp. 1,03 milyar dengan tujuan Brasil dan Yunani. Sementara labu beku mencatat 3 kali ekspor ke Cina dan Malaysia sebanyak 8,4 ton dengan nilai Rp. 228,9 juta, papar Hasrul. [*]

Komentar