Kenanga, Bunga Wangi Untuk Minyak Atsiri

oleh -4 views
Kenanga
Foto : Adobe Stock

Panennews.com – Kenanga hampir bisa ditemukan di manapun. Bunga ini terkenal karena memiliki aroma wangi yang identik dan tidak akan dipunyai bunga lain. Berkat aroma khasnya, bunga ini dijadikan sebagai bahan utama pembuatan minyak atsiri.

Bunga yang dikenal dengan nama Cananga odorata dalam istilah latin ini pada umumnya mempunyai pohon setinggi 12 meter. Batangnya lurus ke atas, dengan tekstur kayu cukup keras. Bunganya berwarna kuning hingga kehijauan yang bentuknya menyerupai bintang laut.

Tanaman ini paling baik hidup di tempat yang mempunyai ketinggian kurang dari 1.200 mdpl dengan tanah subur. Suhu rata-rata yang dibutuhkan tanaman ini untuk hidup berkisar antara 20—30 °C pada siang hari dan 16—34 °C ketika malam hari. Adapun pH tanah yang dibutuhkan sekitar 5—6,5.

Baca Juga :   Manfaat Tanaman Stevia Rebaudiana Bagi Kesehatan

Kenanga dapat berbuah dan berbunga sepanjang tahun, tanpa ada waktu spesifik untuk memanennya. Tanaman ini bisa dibudidayakan dengan cara penaburan bibit seperti metode tanam biasa. Benih ditempatkan dalam lubang tanah sejauh 5 cm dengan jarak tanam antar pohon 6 x6 meter.

Tanaman yang asalnya dari negara Filipina ini cukup familiar di Indonesia. Mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Sulawesi, dan sebagainya dapat ditemukan bunga ini hampir di setiap tempat. Bunga ini pun turut mengambil peran dalam kearifan lokal untuk upacara adat tertentu.

Baca Juga :   Edelweis Jawa, Bunga Keabadian Kaya Kearifan Lokal

Kenanga tidak hanya bisa digunakan untuk minyak atsiri, tapi bisa juga sebagai bahan minyak wangi. Saat akan diolah menjadi minyak atsiri, ada standar tertentu yang harus dipenuhi. Hal ini karena minyak atsiri dengan sari bunga ini telah menjadi komoditas yang diperhitungkan.

Komentar