Begini Lho Cara Budidaya Ikan Patin Yang Baik Dan Benar

oleh -8 views
Kolam Pada Budidaya Ikan Patin
Kolam Pada Budidaya Ikan Patin - Foto : IG/@kolamsumberrezeki

Panennews.com – Salah satu jenis budidaya ikan air tawar yang cukup prospektif adalah ikan patin. Ikan yang masih ada hubungan kekerabatan dengan lele tersebut cukup banyak digemari dengan tingkat konsumsi yang tinggi.

Dikutip dari laman Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), bahwa patin merupakan salah satu komoditas andalan di Indonesia. Hal ini karena Indonesia memiliki kemapanan dalam benih, pembesaran, pakan, hingga pengolahannya.

Adapun wilayah produksi yang ada tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya meliputi Palembang, Jambi, Lampung, Riau, Kalimantan Tengah, hingga ke Kalimantan Selatan. Di tahun 2018 saja di wilayah Sumatera merupakan penyumbang terbesar jenis ikan ini, diperkirakan sampai dengan 68.07 persen produksi nasional.

Baca Juga :   Cara Mencangkok Tanaman Kelengkeng Dengan Mudah

Maka dari itu, banyak peternak ikan ini yang dengan serius mengembangkan cara maupun metode dalam budidaya ikan patin. Lalu apa saja yang sebaiknya anda lakukan dalam membudidayakan ikan patin.

Dilansir dari laman KKP ada beberapa hal yang musti diketahui oleh peternak ikan ini. Salah satunya yaitu mengenai lokasi budidaya yang harus diselaraskan dengan tata ruang RT atau RW setempat. Selain itu kualitas air juga harus sehat. Jika membudidayakan ada di sungai atau danau, maka haruslah memiliki arus yang lambat.

Dari sisi benihnya, benih yang dipilih adalah benih unggul sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI). Benih tersebut juga sehat serta warna dan ukurannya seragam.

Baca Juga :   Sapi Sapudi, Kekayaan Hayati Dari Pulau Timur Madura

Kini mengenai pakannya, memilih pakan sesuai dengan kandungan gizi dengan berstandar SNI. Pakan tersebut juga tidak mudah hancur di air. Serta anda harus juga memperhatikan nafsu makan dari ikan tersebut.

Pada saat pemanenan, ikan sebaiknya dipuasakan dalam waktu sehari sebelum panen. Cara terbaik yaitu dengan menggiring ikan ke satu sisi dengan menggunakan jaring atau krei bambu.

Pengelolaan pasca panen juga perlu diperhatikan. Salah satunya yaitu untuk panen ikan hidup gunakan air bersuhu rendah pada kisaran 20 derajat celcius.

Adapun yang terakhir yaitu memperhatikan lingkungan sekitar. Salah satunya yaitu dengan tidak mencemari lingkungan dari membuang limbah yang sembarangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *