Waspada, Wabah Hama Baru Ulat Grayak Pada Jagung Di Indonesia

oleh -199 views
Tanaman Jagung
Tanaman Jagung - Foto : Freepik

Panennews.com – Ulat Grayak (spodoptera frugiperda) merupakan hama baru dan kali pertama ditemukan menyerang lahan petanaman jagung di Pasaman Barat pada Maret 2019 lalu.

Hama ini kini mulai menyebar di Wilayah Sumatera dan saat ini sudah memasuki Pulau Jawa terutama di Banten dan Tegal.

Berdasarkan nama hama ini yakni ulat grayak, diketahui bahwa bahwa fase yang paling merusak dari hama jagung ini yaitu fase larva atau ulat. Selanjutnya pada tingkat serangan yang tinggi, kita dapat menemukan kotoran dari larva pada tanaman jagung seperti serbuk gergaji.

Hama ulat grayak merusak tanaman jagung dengan cara menggerek atau membuat lubang pada daun tanaman jagung. Pada kerusakan berat, kumpulan larva hama ini seringkali menyebabkan daun tanaman hanya tersisa tulang daun dan batang tanaman jagung saja.

Keterlambatan dalam pengendalian serangan hama ini akan mengakibatkan kerugian secara ekonomi. Kehilangan hasil produksi akibat hama ini bisa mencapai 20% hingga 70% jika populasi tanaman yang terserang 55 – 100%.

Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan pengamatan secara langsung pada tanaman jagung atau sistem scouting.

Lakukan pengendalian secara mekanis dengan mengumpulkan larva dan telur kemudian dihancurkan. Sementara, insektisida spesifik mengendalikan hama ini belum ada yang terdaftar di Indonesia.

Cara lain yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini bisa dengan serangga tawon trichogramma  sebagai musuh alami dari hama ini.