Canggih, Alat Gejik Modern Ini Buatan Petani Lamongan

oleh -128 views
genjik modern
Alat Genjik Modern Si Puja Buatan Petani Lamongan - Foto : Faktual News /@faisol

Panennews.com – Inovasi alat-alat pertanian tak henti-hentinya menjadi perhatian khusus bagi para inovator. Salah satunya yaitu Misbahul Huda, seorang warga dari Desa Pasarlegi, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Jawa Timur ini menciptakan inovasi baru yaitu genjik modern yang dapat berfungsi 3 in 1.

Genjik konvensional berbentuk runcing. Pemakaiannyapun masih konvensional. Petani harus melubangi tanah, kemudian menanam benih, dan menutupnya secara manual.

Maka alat genjik modern yang diberi nama Si Puja ini mampu bekerja dengan 3 pekerjaan sekaligus secara otomatis.

Seperti dikutip dari media online nasional, bahwa inspirasi tersebut datang dari pekerjaan Huda sebagai seorang petani yang masih menggunakan genjik konvensional. Untuk mempermudah pekerjaan tersebut, maka pria 35 tahun ini menciptakan Si Puja.

Baca Juga :   Menko Perekonomian Apresiasi Kontribusi Besar Sektor Pertanian

Si Puja dibuat dari pipa besi yang mempunyai pegangan seperti stir sepeda yang dilengkapi dengan tuas rem dan dua roda.

Adapun untuk menyimpan benih tanaman dan pupuk, alat ini dilengkap dengan pipa peralon. Dari pipa peralon inilah benih bisa ditabur ke tanah secara otomatis.

Huda menuturkan bahwa alat ini digunakan untuk kebutuhan penanaman benih biji-bijian seperti jagung dan biji lainnya. Dengan alat ini petani akan sangat terbantu dalam proses penanaman.

Selain petani Huda adalah seorang guru Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI 1 Lamongan. Dalam proses pembuatan Si Puja lebih kurang ia menghabiskan waktu sampai dengan 1 bulan.

Baca Juga :   Naikan Produksi Buah Jeruk di Kabupaten Banjar dengan Teknologi Bujangseta

“Pembuatannya itu kurang lebih sekitar satu minggu, tapi setelah dipakai kok ada kekurangan, sehingga diperbaiki lagi. Pembuatannya ini memang tidak bisa dikerjakan setiap hari, jadi kalau memang waktunya longgar ya dikerjakan. Kalau diakumulasikan ya mungkin sekitar satu bulan, mulai dari perencanaan, proses pembuatan, uji coba, gagal, diperbaiki lagi dan sampai selesai,” tuturnya.

Harga yang dipatok untuk 1 alat ini cukup kompetitif, yaitu 600 ribu rupiah. Akan tetapi, Huda akan mengembangkan Si Puja canggih lagi, yaitu dengan menerapkan sistem hidrolis.

Sistem hidrolis dengan kopling mobil ini akan lebih ringan. Akan tetapi hal tersebut masih dalam proses pengembangan.

Komentar