Tips Menanam Cabai Rawit Dengan Baik Dan Benar

oleh -54 views
Ilustrasi Rempah Rempah
Ilustrasi Rempah Rempah - Foto : Pinterest

Panennews.com – Cabai rawit (capsicum annuum) adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Selain di Indonesia, ia juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di negara – negara Asia Tenggara lainnya.

Cabai sendiri di Indonesia merupakan salah satu bumbu masakan yang digemari oleh masyarakat Indonesia serta sebagai sarana untuk menambah selera makan.

Cabai juga memiliki manfaat bagi tubuh, diantaranya membantu proses pencernaan, mengobati infeksi, membantu proses penurunan berat badan dan lain lain.

Untuk memulai mencoba menanam cabai ternyata ada beberapa tips yang bisa digunakan. Berikut cara menanam cabai rawit dengan baik dan benar.

Menentukan Lokasi Penanaman Cabai Rawit

Tanaman cabai rawit dapat tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggian 1.300 dpl. Saat anda memilih daerah dataran tinggi usahkan menanam bibit yang dapat dengan mudah adaptif terhadap dataran tinggi. Tempat terbuka, tujuannya agar tanaman slalu terkena sinar matahari. Jika didaerah anda hanya ada tanah tegalan tidak masalah asal selalu ada air untuk penyiraman.

Baca Juga :   Mentan Ajak Masyarakat Bone Manfaatkan Pekarangan Rumahnya Jadi Lahan Produktif

Pemilihan Bibit Berkualitas

Pemilihan bibit cabai rawit yang berkualitas merupakan salah satu faktor penentu hasil panen. Jika bibit memiliki kualitas buruk tentu tanaman cabai akan menghasilkan buah cabai yang buruk pula.

Cara Menanam

Sebelum melakukan proses penanaman bibit, ada baiknya melakukan penyemaian. Penyamain ini bertujuan agar saat bibit ditanam bisa langsung tumbuh tanpa harus melewati proses adaptasi. Lakukan langkah berikut untuk melakukan penyamaian.

Ambil bibit cabai rawit yang sudah anda beli atau buat sendiri, pastikan bibit berkualitas. Gunakan polybag dengan diameter 5 cm yang sudah diisi dengan pupuk kandang. Pupuk yang digunakan disaring terlebih dahulu sehingga hanya butiran halus yang digunakan. Campurkan pupuk dengan tanah dengan perbandingan 1 : 3 lalu aduk sampai rata.

Setelah bibit cabai berumur 4 minggu atau sudah tumbuh daunnya kira kira 2 sampai 4 daun anda bisa memindahkan bibit kemedia tanaman yang lebih luas. Masukkan bibit disetiap lubang yang telah disiapkan dengan jarak 5 – 6 cm per lubang. Disarankan menanam pada pagi hari untuk menghindari tanaman cepat layu.

Baca Juga :   Mengenal Cabai, Komoditas Utama Pasar yang Paling Banyak Dicari

Melakukan Perawatan

Cara melakukan perawatan pada tumbuhan ini tidak susah. Seperti layaknya pada tumbuhan lain, selalu jaga asupan air yang cukup, hindari penyiraman berlebih agar tidak terjadinya pembusukan. Selalu perhatikan tanaman dari hama yang ada, segera bersihkan hama yang ada pada tumbuhan, agar tidak mengganggu perkembangannya.

Masa Panen

Melakukan tahap panen dianjurkan buah yang dipetik bersamaan dengan tangkai, itu bertujuan akan lebih tahan lama disimpan dari buah yang dipanen tanpa menyertakan tangkainya.

Lakukan pemetikan dengan tingkat kematangan 80% , dimana cabai berwarna merah menyala. Dengan memanen di waktu yang tepat akan menjaga kualitas buah hingga ke Pasar maupun konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.