Tips Budidaya Ikan Lele Agar Panen Berlimpah

oleh -174 views
Ilustrasi Bioflok Lele
Ilustrasi Bioflok Lele – Foto: zerbejewelers.com

Panennews.com – Ikan lele (clarias) merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di air tawar. Ikan ini mudah berkembang dan tidak sulit untuk diternakkan. Apalagi dengan pangsa pasar di Indonesia yang cukup besar, maka tak jarang banyak peternak untuk membudidayakannya.

Dalam membudidayakanya tentu haruslah melalui beberapa tahap yang ada. Mulai dari pemilihan bibit, pakan, hingga perwatannya. Kesemuanya tersebut agar bisa menghasilkan panen lele yang diinginkan. Oleh karena itu, ada beberap tips yang harus anda tahu sebelum memulai untuk ternak lele diantaranya sebagai berikut :

Pemilihan Bibit

Saat memilih bibit, usahakan yang agresif dan aktif. Cirinya yaitu terlihat aktif saat makan. Bibit inilah yang nantinya akan digunakan sebagai indukan dari awal ternak. Setelah beranjak besar, maka yang harus dilakukan yaitu dengan memisahkannya sesuai dengan ukuran. Hal ini bertujuan agar ukuran yang lebih kecil tidak mudah mati jika dicampur dengan yang lebih besar.

Tahap Menebar Bibit

Disarankan jangan langsung memasukan lele ke empang, gunakan ember sebagai tempat lele sebelum dilepas. Proses mendiamkan lele dalam ember kurang lebih 30 menit, metode ini meminimalisir lele dari stress. Waktu yang tepat melakukan penebaran lele bisa dipagi hari atau malam hari, dalam kondisi itu lele cenderung lebih tenang.

Mengatur Kualitas Air

Jika pembudidayaan lele di empang, selalu perhatikan volume air secara berkala. Untuk awal, memulai dengan ketinggin air 20 cm sudah cukup. Tingkatkan volume air mengikuti perkembangan lele, dengan penambahan ketinggian air kelipatan 20 cm. Tambahkan tanaman seperti enceng gondok maupun talas agar kolam lebih teduh untuk lele.