Sejarah Kentang dan Nutrisi Yang Sangat Bermanfaat Untuk Tubuh

oleh -253 views
Ilustrasi Kentang Foto pinterest
Ilustrasi Kentang - Foto : Pinterest

Panennews.com – Kentang (solanum tuberosum l) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Umbi kentang sekarang telah menjadi salah satu makanan pokok penting di Eropa, walaupun pada awalnya didatangkan dari Amerika Selatan. Penjelajah Spanyol dan Portugis pertama kali membawa ke Eropa dan mengembangbiakkan tanaman ini.

Tanaman kentang berasal dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak lama. Tanaman ini merupakan herba (tanaman pendek tidak berkayu) semusim dan menyukai iklim yang sejuk.

Baca Juga :   Waspada, Wabah Hama Baru Ulat Grayak Pada Jagung Di Indonesia

Untuk di daerah tropis cocok ditanam di dataran tinggi. Di lihat dari ukuran cukup besar, dengan diameter sekitar 3 cm. Warnanya berkisar dari ungu hingga putih.

Adapun dari sisi kandungannya, kentang banyak mengandung karbohidrat. Selain itu kandungan vitamin C, asam folat, mineral, protein, karbohidrat, karotenoid, dan polifenol, juga ada di dalamnya.

Dalam tubuh kentang ini, juga ada zat solanin yang dikenal sebagai obat penenang, antikejang, antijamur, dan pestisidal. Hindari mengonsumsi kentang yang sudah berkecambah dan berwarna hijau di bagian bawah kulit, karena alkaloid solaninnya sudah tinggi dan sudah sangat beracun.

Baca Juga :   Ini Dia Cara Pencegahan Covid-19 Untuk Para Petani

Kentang di Indonesia lebih sering menjadi pelengkap hidangan utama. Banyak kita temui sebagai pelengkap salad, steik, soto, dan banyak lainnya. Harga yang terjangkau dari kentang bisa menjadi pilihan tambahan untuk dijadikan pengganti nasi.

Komentar