Perinus Gaet Pemerintah untuk Kembangkan Industri Sektor Perikanan dan Kelautan

oleh -17 views
nelayan
Ilustrasi Nelayan- Foto: freepik

Panennnews.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan digaet PT Perikanan Nusantara (Perinus) untuk memperluas pasar ekspor berbagai jenis ikan dari Bacan, Halmahera Selatan, dan Maluku Utara ke sejumlah negara.

Kerjasama tersebut tidak lain adalah untuk mewujudkan kawasan Bacan sebagai lumbung ikan nasional. Hal ini juga berkaitan dengan upaya Perinus dan Pemerintah buntuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di lain sisi, Maluku Utara memiliki fokus pengembangan perikanan yaitu mendorong empat komoditi unggulan antara lain ikan cakalang, tuna, rumput laut, dan udang vaname.

Baca Juga :   Louhan, Ikan Hias Terkenal yang Banyak Dipelihara

Kendati demikian, meskipun ekspor ikan sudah bisa dilakukan secara langsung dari Maluku Utara, investasi industri perikanan masih lambat karena masih ada kebijakan pemerintah yang menghambat, sehingga kolaborasi ini juga diharapkan akan menyelesaikan persoalan tersebut.

Tentunya kerjasama ini harus melibatkan Pemerintah Pusat dalam pelaksanaannya. Pemerintah Pusan harus memperhatikan infrastruktur perikanan seperti pelabuhan perikanan dan balai budidaya, serta perlu ada bantuan berupa peningkatan armada penangkapan dan alat tangkap bagi nelayan di Maluku Utara.

Perinus hadir untuk menggairahkan kembali sektor perikanan di kawasan Maluku Utara, sehingga harapnnya sektor perikanan akan kembali hidup dan akan nada semacam pendampingan kepada nelayan serta jaminan pasar.

Baca Juga :   Mengenal Sistem Aquaponik, Solusi Menanam Tanaman Pada Lahan Terbatas

Pendampingan yang dimaksud adalah bentuk pelatihan dalam manajemen keuangan supaya uang yang nelayan peroleh tidak langsung habis dalam waktu singkat.

Perinus dalam hal ini akan menyesuaikan mekanisme pasar untuk mendukung pendapatan asli daerah (PAD) dan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal. Sebagai langkah konkretnya, Perinus mengekspor perdana 50 ton ikan cakalang dari Bacan ke Jepang.

Komentar