Kementan Tergetkan Swasembada Daging Sapi

oleh -15 views
kementan
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo – Foto: Humas Kementan

Panennews.com – Kementerian Pertanian (Kementan) targetkan swasembada daging sapi harus secepatnya tercapai. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Limpo kepada Jajaran Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (4/11). Perlunya dilakukan terobosan-terobosan dalam mencapai target swsembada daging sapi tersebut menjadi tantangan tersendiri Pemerintah.

Lebih lanjut, populasi sapi dalam negeri masih kurang dari yang seharusnya, dengan adanya program kerja nyata dan komitmen untuk mempercepat swasembada daging sapi merupakan bagian yang akan dilakukan Pemerintah.

Beberapa program tersebut berupa, terus terus diupayakannya peningkatan populasi sapi lokal dengan program inseminasi buatan masal seperti yang sudah dilakukan selama ini. Upaya ini dilakukan untuk mengejar kekurangan sekitar 1,4 juta ekor populasi  sapi dalam rangka swasembada daging.

Selain inseminasi massal, pengadaan sapi indukan juga dianggap Pemerintah harus dilakukan segera untuk juga mendongkrak populasi sapi untuk bisa mencapai swasembada. Hal tersebut perlu untuk selalu selain untuk perekenomian dalam negeri, hal ini juga berpengaruh terhadap neraca perdagangan positif.

Baca Juga :   Aplikasi Simapi Inovasi dari Dinas Peternakan Boyolali

Tentu upaya-upaya tersebut memerlukan kerjasama seluruh elemen pemerintahan termasuk pemerintah daerah dan BUMN untuk serius mengembangkan peternakan sapi. Mengingat model pengembangan kawasan sapi tidak tersedia di semua provinsi, namun dengan fokus pada beberapa provinsi yang menjadi sentra produksi sehingga upaya peningkatan produksi daging dalam negeri benar-benar dilakukan dengan fokus.

Dalam hal ini jika memang tidak bisa dilakukan di seluruh kawasan, peternakan sapi harus mengambil beberapa wilayah yang akan menjadi sentra dalam pelaksanaan swasembada ini nantinya. Harapannya dengan beberapab wilayah pengembang sapi tersebut akan menjadi kekuatan real serta percontohan pengembangan sapi di Indonesia.

Di lain sisi, upaya peningkatan populasi sapinini juga dapat dilakukan dengan mengembangkan sistem integrasi dengan sawit. Lahan sawit untuk integrasi dengan pengembangan sapi itu baru difungsikan sekitar 0,9 persen, padahal potensi lahan sawit untuk pengembalaan sapi sangat luar biasa.

Baca Juga :   KKP Dorong Percepatan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

Perihal ini, dalam waktu singkat kementan akan melakukan kontak dengan para pimpinan daerah, bupati,  gubernur dan mantan-mantan gubernurnya untuk dijadikan advisor dalam mensukseskan program integrasi sawit-sapi ini.

Terakhir, Kementan juga berupaya untuk membangun pertanian khususnya mewujudkan swasembada daging sapi adalah tanggung bersama. Tanggung jawab gubernur, bupati dan semua pemerintah daerah dan para pelaku usaha, sehingga semuanya harus bersinergi.

Terkahir, Menteri juga mengingatkan bahwa  swasembada pangan khususnya daging dapat diwujudkan juga dengan berorientasi bisnis dan harus memikirkan pasar, sehingga hasil yang hendak dicapai jelas akan terlihat sebagaimana orietasi dan kebutuhan pasar akan daging sapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *